TWEET. 0 Komentar. Ilustrasi uang. Foto: Agung Pambudhy. Jakarta - Minggu lalu sebuah tulisan mengenai perbedaan uang nafkah dan belanja sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Ada yang setuju kalau uang nafkah itu berbeda dengan uang belanja namun banyak pula yang berbeda pendapat. Lalu bagaimana menurut psikolog?
Uang belanja adalah kewajiban suami sebagai kepala keluarga untuk mencukupi kebutuhan hidup istri dan anak-anaknya dengan layak, sedangkan uang nafkah adalah kewajiban suami sebagai seorang lelaki yang qowam untuk menjaga kemuliaan seorang wanita yang menjadi istrinya. Dalam uang nafkah itu terkandung kemuliaan wanita dari seorang istri.
Artinya, uang nafkah merupakan kewajiban suami untuk membahagiakan istrinya. Sedangkan uang belanja merupakan kewajiban suami sebagai kepala rumah tangga sebagaimana fungsinya untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anaknya agar kehidupan anggota keluargannya menjadi sejahtera dan layak," tulis Ali. Foto: Facebook.
Ini Beda Uang Nafkah dan Uang Belanja Menurut Islam. LANGIT7.ID, Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof. Yahya Zainul Ma'arif (Buya Yahya), menjelaskan, nafkah merupakan kewajiban yang Allah bebankan kepada suami untuk istri. Artinya, seorang suami memiliki kewajiban mencukupi kebutuhan pribadi yang prinsip dari istri.
Uang belanja berupa uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makan, membayar rekening listrik dan air, dan biaya kebutuhan hidup lainnya. Sedangkan nafkah istri adalah yang khusus yang diberikan suami kepada istrinya atau uang jajan. Allah subhanahu wa Ta'ala berfirman:
An-Nisa': 34) Namun yang seringkali terjadi, sebagian kalangan beranggapan bahwa nafkah suami kepada istri adalah biaya kehidupan rumah tangga atau uang belanja saja. Pemandangan sehari-harinya adalah suami pulang membawa amplop gaji, lalu semua diserahkan kepada isterinya. Cukup atau tidak cukup, pokoknya ya harus cukup.
.
perbedaan nafkah dan uang belanja